Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Jumat 21 Apr 2017, 18:10 WIB

Wanita Bicara Mesin Mobil Itu Sexy

Alfiza Satrio - detikOto
Wanita Bicara Mesin Mobil Itu Sexy Foto: Alfiza Satrio
Cikarang - Raden Ajeng Kartini memang kini telah tiada, namun tentu jasanya dalam mengangkat derajat wanita Indonesia agar sejajar dengan laki-laki sepertinya tidak akan lekang oleh waktu. Kini, mulai banyak muncul sosok-sosok yang meski tak memiliki pengaruh sebesar Kartini, namun memiliki jiwa dan kegigihan layaknya sang Raden Ajeng. Salah satunya adalah Indah Yuliana, seorang kepala bengkel Auto 2000 cabang Cikarang. Sosoknya yang mampu tampil sebagai wanita pertama yang menempati posisi tersebut menunjukkan kaum hawa mampu memberikan bukti akan keterampilan mereka di bidang yang bahkan tidak identik dengan mereka seperti otomotif.

Kepada detikOto, Indah menyampaikan pandangannya mengenai wanita dan dunia kerja yang berseberangan dengan apa yang selama ini dianggap ideal di masyarakat.

"Perempuan bicara mesin, kenapa tidak, kan sexy? Why not? Sebagai wanita, kita dihadapkan pada kenyataan bahwa tidak semua pekerjaan bisa sesuai dengan background kita. Apalagai sekarang ada company yang rekrutmennya tidak spesifik jurusannya. Itu satu tantangan," ungkap Indah.

Wanita yang pernah meraih penghargaan sebagai kepala bengkel terbaik pada 2015 lalu ini juga berpendapat bahwa kunci menggeluti bidang yang biasa didominasi laki-laki bukanlah hal yang mustahil bagi para wanita, selama hal itu dilakukan dengan kesungguhan.

"Kerja di luar bidang kita, sangat tidak menutup kemungkinan. Semua bisa kita pelajari selama itu ilmu dunia. Kita bisa baca buku, buka internet, apalagi soal otomotif. Dengan kondisi kita tidak selalu bisa kerja sesuai pendiidkan kita, maka kesempatan menyebrang ranah itu ya bukan tidak mungkin. Sepanjang kita punya kemauan untuk belajar dengan kesungguhan, bahkan kita bisa melakukan ebih baik dari laki laki, dan saya sudah membuktikan," ujarnya.

Indah pun memberikan pesan bagi para wanita muda Indonesia untuk tetap yakin dengan apa yang mereka cita-citakan dan jangan pernah merendahkan diri karena pandangan diskriminatif masyarakat soal gender.

"Jangan ragu-ragu kalau memang punya dream. Sepanjang itu sesuai dengan jiwa kita, toh kita bisa mencari ilmu itu sambil jalan, asal dengan kemauan yang tinggi, tekad yang luar biasa. Karena kalau kita menyebrang ranah, akan banyak hambatan ketimbang kita mencoba di ranah yang umum. Apalagi pandangan terhadap gender, itu yang harus dihilangkan dari diri sendiri. Kalau anda punya mimpi, terjuni jangan setengah-setengah, total. Selama itu sesuai passion kita, jangan malu bertanya, jangan malu explore, kita akan bisa lebih baik," tutup Indah. (dry/ddn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed